30 Frasa Kata Kerja yang Berguna untuk Ujian TOEFL
Frasa kata kerja dibentuk dengan menghubungkan satu kata kerja ke kata lain (biasanya sebuah preposisi atau kata keterangan). Hasilnya adalah ekspresi baru yang memiliki arti berbeda dari kata kerja aslinya. Kamu akan melakukan penulisan akademik untuk TOEFL, jadi kamu bisa berharap untuk melihat dan menggunakan banyak kata kerja berguna ini.
Dalam postingan blog ini, kamu akan mempelajari 30 frasa kata kerja untuk TOEFL beserta artinya dan belajar cara menggunakannya dengan contoh-contoh dari kehidupan nyata.
Frasa Kata Kerja Praktis untuk Membantu Kamu Sukses di Ujian TOEFL
Daftar berikut berisi 30 frasa kata kerja yang dapat digunakan sebagai kata-kata netral atau formal, sehingga kamu dapat menggunakannya dalam konteks akademik seperti ujian TOEFL.
Jika kamu mencari daftar frasa kata kerja untuk membuatmu terdengar lebih seperti penutur asli, cek postingan blog ini dengan lebih dari 210 frasa kata kerja paling umum:
Frasa kata kerja sangat umum dalam bahasa Inggris. Baca postingan ini untuk mengetahui tentang 210+ frasa kata kerja teratas dalam bahasa Inggris, lengkap dengan pengucapan, contoh kalimat dan sebuah…
1. Account for
Arti: Menjelaskan alasan untuk
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Peningkatan polusi mungkin dapat menjelaskan (account for) perubahan iklim.
2. Adhere to
Arti: Menaati
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Kamu harus menaati (adhere to) syarat-syarat kontrak.
3. Allude to
Arti: Menyebut secara tidak langsung
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Dia terus-menerus mengisyaratkan (alluding to) perjanjian kita, tetapi dia tidak ingin mengungkapkannya.
4. Bring on
Arti: Menyebabkan sesuatu yang buruk terjadi, terutama penyakit
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Kondisi jantungnya disebabkan (was brought on) oleh pola makannya.
5. Bring up
Arti: Mulai membahas suatu subjek
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Dia mengangkat (brought up) masalah itu sangat terlambat sehingga mereka tidak punya waktu untuk mendiskusikannya dengan baik.
6. Come about
Arti: Terjadi, terutama secara kebetulan
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Peningkatan pengangguran telah terjadi (has come about) melalui produksi otomatis.
7. Cut back
Arti: Mengurangi
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Mereka sedang mengurangi (cutting back) pengeluaran.
8. Do without
Arti: Berhasil hidup atau bekerja tanpa
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Kita bisa bertahan (do without) bantuan darimu.
9. Embark on
Arti: Memulai proyek atau aktivitas baru, biasanya yang akan sulit atau memakan waktu
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Setelah lulus dari universitas, dia memulai (embarked on) karier di perbankan.
10. Follow through
Arti: Melanjutkan melakukan sesuatu hingga selesai
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Kamu perlu melanjutkan (follow through) dengan beberapa bacaan jika ingin menguasai subjek tersebut.
11. Frown upon
Arti: Tidak menyetujui sesuatu
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Kegagalan untuk menghadiri kelas tidak disetujui (is frowned upon).
12. Get across
Arti: Membuat orang memahami sesuatu
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Guru itu berhasil menyampaikan (get across) betapa pentingnya menghadiri kuliah.
13. Get around
Arti: Diketahui oleh banyak orang
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Kabar kenaikan jabatannya tersebar (got around) sangat cepat.
14. Get at
Arti: Mencoba menyarankan sesuatu tanpa mengatakannya secara langsung
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Apa maksudmu (What are you getting at)? Apakah presentasiku terlalu panjang?
15. Get back
Arti: Mulai melakukan sesuatu lagi setelah tidak melakukannya untuk beberapa waktu.
Tipe: Tidak dapat dipisahkan.
Contoh: Mari kembali (get back) membahas bagaimana ini terjadi.
16. Look forward to
Arti: Merasa senang tentang sesuatu yang akan terjadi
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Saya menantikan (looking forward to) pertemuan denganmu nanti.
17. Look into
Arti: Mencoba menemukan fakta tentang sesuatu
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Setelah beberapa pelanggan mengeluh tentang pengiriman yang terlambat, mereka memutuskan untuk menyelidiki (look into) masalah tersebut.
18. Make of
Arti: Memahami seseorang atau sesuatu dengan cara tertentu
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Apa pendapatmu (What do you make of) tentang keputusan guru untuk memperpendek kursus ini?
19. Map out
Arti: Merencanakan secara detail bagaimana sesuatu akan terjadi
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Kariernya telah direncanakan (was mapped out) untuknya ketika dia memutuskan mengambil pekerjaan itu.
20. Meet up
Arti: Bertemu dengan seseorang
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Mari bertemu (meet up) dan diskusikan bagaimana kita akan menangani proyek ini.
21. Narrow down
Arti: Mengurangi jumlah kemungkinan
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Para detektif mempersempit (narrowed down) daftar tersangka menjadi hanya dua orang.
22. Put forward
Arti: Mengajukan sebuah ide, pendapat agar dapat didiskusikan
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Proposal-proposal diajukan (were put forward) minggu lalu, tetapi komite tidak punya waktu untuk mendiskusikannya.
23. Put off
Arti: Menunda melakukan sesuatu terutama ketika kamu tidak ingin melakukannya
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Apakah kamu menunda-nunda (putting off) menulis esai itu karena tidak bisa berkonsentrasi sekarang?
24. Resort to
Arti: Melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan untuk menyelesaikan masalah
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Kita harus mengambil (resort to) tindakan hukum jika mereka tidak menawarkan kompensasi.
25. Rule out
Arti: Berhenti mempertimbangkan sesuatu sebagai sebuah kemungkinan
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: CEO mengatakan bahwa bonus tahunan dapat dikesampingkan (can be ruled out) mengingat krisis keuangan.
26. Run by
Arti: Memberi tahu seseorang tentang ide-idemu agar mereka dapat memberikan pendapatnya
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Saya punya beberapa ide untuk rapat besok. Bolehkah saya menyampaikannya (run them by) kepadamu?
27. Talk out of
Arti: Membujuk seseorang untuk tidak melakukan sesuatu
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Orang tuanya membujuknya (talked her out of) untuk tidak tinggal di flat sewaan.
28. Think over
Arti: Mempertimbangkan sebuah masalah dengan hati-hati
Tipe: Dapat dipisahkan
Contoh: Kamu harus mempertimbangkannya (think it over) dengan matang sebelum menyerahkan surat pengunduran dirimu.
29. Turn out
Arti: Berkembang dengan cara tertentu
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Presentasinya ternyata berjalan (turned out) baik, mengingat betapa sedikit persiapanmu untuk itu.
30. Verge on
Arti: Hampir berada dalam keadaan tertentu
Tipe: Tidak dapat dipisahkan
Contoh: Pidatonya sangat bagus, hampir mendekati (verging on) jenius.
Salah satu cara terbaik untuk belajar frasa kata kerja adalah melalui situasi kehidupan nyata dan percakapan dengan orang lain. Pastikan untuk menonton video ini untuk mempelajari frasa kata kerja umum dengan banyak contoh dunia nyata yang berbeda:
Bagaimana Frasa Kata Kerja Dapat Membantumu di Ujian TOEFL?
Karena frasa kata kerjacukup sering digunakan dalam percakapan bahasa Inggris, memahaminya akan membantumu pada bagian listening dan speaking di ujian TOEFL di mana kamu mendengarkan orang berbicara satu sama lain.
Sebagian besar percakapan di ujian TOEFL baik pada bagian speaking maupun listening adalah antara siswa yang mendiskusikan topik terkait kampus. Percakapan ini umumnya netral hingga informal, jadi kamu mungkin akan mendengar cukup banyak frasa kata kerja.
Kamu mungkin ingin menggunakan frasa kata kerja netral hingga formal dalam penulisan di kedua tugas, baik independent maupun integrated, dan mungkin juga dalam speaking. Kamu harus menghindari yang sangat informal karena nada umum ujian TOEFL adalah akademik. Itulah mengapa frasa kata kerja dalam daftar yang kita miliki di sini cocok untuk bahasa Inggris netral dan formal.
Cara Menggunakan Frasa Kata Kerja dengan Benar
Ketika kamu memutuskan untuk menggunakan frasa kata kerja dalam speaking atau writing, pastikan kamu menggunakannya dengan benar.
Frasa kata kerja dapat dipisahkan (separable) atau tidak dapat dipisahkan (inseparable), tergantung pada apakah kamu dapat menggunakan kata lain di antara kata kerja dan partikelnya. Dengan frasa kata kerja yang dapat dipisahkan, kamu dapat menggunakan kata lain di antara kata kerja dan partikelnya, sedangkan dengan frasa kata kerja yang tidak dapat dipisahkan, kamu tidak dapat menyisipkan kata lain di antaranya.
Contoh:
Carilah (Look up) kata itu! (look up adalah frasa kata kerja yang dapat dipisahkan)
Kamu harus menyelidiki (look into) masalah tersebut. (look into adalah frasa kata kerja yang tidak dapat dipisahkan)
Frasa kata kerja juga dapat transitif (transitive) atau intransitif (intransitive), tergantung pada apakah kamu dapat menggunakan objek bersamanya. Kata kerja transitif memerlukan objek, sedangkan kata kerja intransitif tidak.
Contoh:
Aku mengarang (made up) cerita itu. (story adalah objek dari frasa kata kerja made up)
Mobilku mogok (broke down). (broke down adalah intransitif, tidak dapat mengambil objek)
Dalam kasus kata kerja transitif dengan objek yang sangat panjang, kita dapat memindahkan objek di antara kata kerja dan partikel jika kita mengganti objek dengan kata yang lebih pendek. Ini disebut pergeseran (shifting).
Contoh:
Dia mengarang (made up) cerita yang sangat lucu. (a very funny story adalah objek yang panjang)
Dia mengarang (made up) cerita yang sangat lucu itu. (benar, tetapi objeknya terlalu panjang untuk ditempatkan dengan nyaman di antara kata kerja dan partikel)
Dia mengarangnya (made it up). (kita mengganti objek, a very funny story, dengan it dan kita dapat memindahkannya di antara kata kerja dan partikel)
Memahami dan menggunakan frasa kata kerja adalah cara yang bagus untuk membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih alami dan seperti penutur asli.
Begitu kamu mulai menggunakan frasa kata kerja di ujian TOEFL juga, kamu mungkin mulai merasa lebih percaya diri dengan tingkat bahasamu.